Yang ini pasti datang dan yang ini akan berlalu…

Posted in Tak Berkategori on Maret 12, 2018 by ~padusi~

Barley Field Sunrise Morning Solar Cloud LTatkala menghadapi persoalan hidup yang pelik atau dalam bersuka ria sekalipun, aku teringat akan sebuah  kalimat  “Yang ini akan berlalu”, agar diri menjadi lebih tenang. Tatkala sedang bersenang-senang, ingatlah “Yang inipun akan berlalu”, agar diri menjadi rendah hati kembali. Ketika anda mempunyai masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat “Yang inipun akan berlalu “. Tidak satupun di dunia ini yang abadi. Jadi, ketika anda punya masalah janganlah terlalu bersedih. Begitupun tatkala anda lagi senang, nikmatilah selagi anda bisa senang. Ingatlah, apapun yang anda hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.

Banyak tulisan mutiara hikmah dihamparan dunia maya, yang bisa kita pegang teguh sebagai obat penenang. Kadang kala kata kata hikmah itu tak mungkin bisa kita pergunakan karena terkesan terlalu lebay. Contoh : tetaplah sejuk di tempat yang panas.  Dalam penilaian subyektif rasanya tidak akan mungkin merasakan kesejukan ditengah terik matahari. Begitu pula tetaplah manis di tempat yang pahit atau tetaplah  tenang di tengah badai yang paling hebat. Kalimat itu semua adalah penyejuk hati dalam kesadaran bahwa susah dan senang itu kita sedang berada dalam pelukan ilahi,

Baca lebih lanjut

Iklan

Saat diri bagai kepompong

Posted in Tak Berkategori on Maret 12, 2018 by ~padusi~

Image result for gambar kepompongBersyukurlah, andaikan Anda punya kesempatan mengamati kehidupan kepompong. Saya pernah melihatnya, ketika diujung daun, ia bergantung, tertiup angin, bergoyang, ke kanan, ke kiri, berayun-ayun seolah sangat lemah, namun tetap kokoh tak tergoyahkan. Kepompong, bergantung dan mencoba bertahan dihantam angin atau hujan.  Kepompong itu kemudian berubah, menjadi seekor kupu-kupu. Kepompong adalah makhluk tak berdaya.

Kita bagaikan kepompong  –  ketika mencari pemahaman diri untuk mengenal Tuhan secara lebih dalam. Kita  sudah melaksanakan kewajiban sebagai muslim. Kita memiliki Iman sebagai keyakinan atas keesaan Allah. Kita percaya bahwa Allah lah yang menciptakan jagad raya ini. Akan tetapi siapakah kita ?. Apakah tujuan hidup yang mesti kita cari.

Para Guru Agama atau Ustad, telah menceramahi kita bagaimana proses kejadian manusia sebagai makhluk yang dimuliakan Allah. Bahkan dikatakan bahwa syetan memprotes keras keberadaan kita –  yang dipandang rendah karena hanya dibuat dari gumpalan tanah. Anda bisa membaca – protes malaikat dan syetan kepada Allah ini – di dalam surah Albaqarah ayat 30. Namun Allahpun berkata : .. “ sesungguhnya aku tahu apa yang tidak kalian ketahui”.

Dengan kesadaran diri, akhirnya meronta, berusaha melepas berbagai belitan kesenangan dunia, yang disebut nafsu itu. Nafsu itu ada pada di kepala – di perut dan syahwat. Baca lebih lanjut

~ Boneka ~

Posted in ULASAN DAN SIGI on Januari 3, 2018 by ~padusi~

boneka-kainJangan dikira bahwa Boneka hanyalah milik dunia anak. Fantasi anak dalam bersosialisasi dan bermasyarakat dapat diawali melalui permainan sebuah boneka (bahasa Portugis “Boneca”). Ia dapat berperan sebagai seorang ibu dengan menimang bayi – menina bobokkan – memandikan dan membedungnya. Namun akan terasa janggal rasanya, jika jenis mainan yang paling tua ini – karena sejak zaman dulu boneka sudah ada – dimainkan oleh anak laki-laki kecil. Walaupun saat ini sekarang juga ada boneka lelaki macho untuk mengimbangi boneka Barbie. Bagi anak lelaki cukup memiliki robot-robotan dalam menggugah fantasi mereka agar ia menjadi “seorang hero”. Baca lebih lanjut

Falsafah alam : kunang kunang

Posted in CERITA - NOVEL with tags on Januari 3, 2018 by ~padusi~

Perjalanan ribuan mil selalu diawali dari satu langkah
jika langkahku salah aku akan mundur
tanpa aku membalikkan badan
Aku tetap melangkah menatap kedepan

Jika aku tersandung
pertanda ada kelalaian dalam diriku
Aku akan tersungkur ketika aku tak kokoh
Bahkan ketika terjerembab diriku akan penuh luka

Walau aku tak pernah jadi matahari

Aku kan jadi bulan

Walau aku tak pernah jadi bulan

Aku kan jadi bintang

Ketika aku menjadi bintang
Belumlah cukup menyinari bumi
Belumlah cukup berbagi cahaya
karena begitu banyak yang akan disinari

Walau aku tak menjadi bintang
Cukuplah aku menjadi seekor kunang-kunang

Kunang-kunang tak dapat menyinari yang lain

Namun dapat menyinari diriku sendiri Baca lebih lanjut

Lagu lompong sagu berbuah kehamilan

Posted in MY FAMILI with tags on Januari 3, 2018 by ~padusi~

Betapa hati ini menjadi sedih, ketika sang suami menyanyikan lagu :

Lompong sagu… lompong sagu bagulo lawang 2 x

Ditangah-tangah karambia mudo 2 x

Sadang katuju 2 x diambiak urang 2 x

Awak juo awak juo 2x malapeh haa oo…

Terasa bagiku, lagu ini mengiris hati, karena lagu ini adalah sindirian dan gurauan yang dilantunkan sang suami pada diriku. Ia rupanya mendambakan seorang anak perempuan. Ya… anak perempuan sangat berati bagi kami yang berasal dari  Ranah Minang. Anak perempuan adalah penerus garis keturunan ibunya. Jika ia tidak punya anak perempuan, maka dapat dikatakan « urang punah ».

Baca lebih lanjut

Tuan Elok, Tuan Manis, Tuan Sayang

Posted in MY FAMILI with tags on Januari 3, 2018 by ~padusi~

Suatu  saat akan ada yang menjadi kenangan bagiku pada masa tuaku nanti, ketika  mengisahkan olah laku anak anak balitaku. Mereka lucu dan lugu. Spontan dan seketika.

Dibagian kisah kisah terdahulu aku telah menceritakan, bahwa Iman – puteraku yang ketiga, paling lama menikmati air susu ibu.  Yaitu selama 33 bulan. Sebagai balita ia  mendapat perlindungan penuh dari ibunya. Paling lama pula menikmati dekapan ibunya.  Manfaatnya, Ia memiliki rasa percaya diri yang tinggi – terbuka dan mudah menunjukkan reaksi spontan apa bila ada yang tidak sesuai dengan keinginannya atau  dirinya merasa terganggu dan diganggu.

Prilakunya yang spontan ini, banyak nenimbulkan ketidak bagi nyamanan orang lain. Bahkan  ada sedikit berlebihan meminta ku agar Iman dibawa ke psikolog. Aku hanya mdmbathin segitu parah kah anakku yang extrovert ini. Untunglah ada papanya yang menenangkan ku bahwa prilaku Iman adalah sama dengan prilaku  balita pada umumnya. Tenang ajalah…. gak usah dibawa galau. Aku waktu   kecil dulu juga seperti Iman.. demikian kata papanya Iman.

Setelah menimbang dan memperhatikan sosok seorang anak balita yang betnama Iman ini, aku teringat akan pesan ibuku tentang cara memberikan perhatian ektra terhadap anak balita. Dengan diiringi doa dan ikhtiar aku berusaha  mencari solusinya. Iman harus jadi anak cahaya mata sepetti balita lainnya. Harapku kelak ia menjadi anak terbaik Baca lebih lanjut

Yang berhati nurani

Posted in MY FAMILI with tags on Januari 3, 2018 by ~padusi~

Saat ini, anak sulung ku telah berusia 7 tahun. Sesuai dengan namanya – Ulil – artinya, orang yang memiliki hati nurani, maka Aku mencermati dirinya dari prilaku dalam kesehariannya.  Sedari kecil nya, aku menaruh harapan bahwa kelak  sampai dewasa ia akan tetap menunjukkan sikapnya sebagai manusia yang memiliki hati nurani. Ia cepat tanggap dan selalu berusaha menetralisir segala sesuatu yang tidak baik diseputar teman sepermainannya. Hal ini kudengar dari perbicangan seorang kanak kanak termasuk dengan teman sepermaianannya. Misalnya ketika Mamanya menegur seseorang, Ulil akan berusaha membela orang tersebut. Baca lebih lanjut