Mengantarkan anak jadi sarjana

Anakku Ulil Amri Nizhamul ……

keberhasilanmu lulus dari sidang sarjananya pada tanggal 9 Juli 2008.
adalah pemahamanmu akan fungsi manajemen kehidupanmu
Engkaulah yang merencanakan kehidupanmu
Engkaulah yang melaksanakan segala cita-citamu
Mama dan papa hanyalah sebagai pengarah, pembimbing dan pengawasmu….
Ketika sesaat kemudian engkaupun berhasil diterima bekerja …
berarti engkaupun telah membantu mama dan papamu
jauh dari perasaan yang mendebarkan..
akankah engkau kelak menjadi pengangguran…??
Namun… semua itu sirna..anakku
karena engkau telah di doakan … tidak saja oleh mama dan papa
Namun oleh semua sanak dan familimu
Oleh karenanya ..
janganlah engkau menjadi orang yang sombong..
berupayalah engkau tidak hanya menjadi manusia yang sukses..
akan tetapi juga menjadi manusia yang bernilai…
Anakku… inilah kebahagian dan sebuah kado yang bernilai darimu nak…
Terima kasih… sayang.
Delapan belas tahun kami diberi waktu untuk bisa mengantarkan anak kami lulus dari perguruan tinggi. Setelah itu kami berharap lima tahun lagi untuk mempersiapkannya agar ia bisa mandiri. Sumber daya dan strategi tetap diperlukan untuk menghimpun semua kemampuan, untuk mendorong sang anak belajar keras hingga ke batas kemampuannya. Kesuksesan, hampir didepan mata, ambisinya adalah jalan menuju kesuksesan. Sementara ketekunan adalah kendaraanya. Kami menyakini, Jika ia mampu memanjat pohon tinggi, maka pastilah ia berhak mendapatkan buahnya Kedisiplinan merupakan tangga untuk dan pencapaian cita-citanya itu. Bila seandainya ia gagal, kami berdua akan tetap tersenyum lebar menyambut datangnya sang takdir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: