Ulat jahil atau Setan Tolol

Kisah ini terjadi pada bulan Oktober 1994 – Januari 1995. Saya mengamati putera pertama saya menjadi anak yang sangat pendiam. Tatkala namanya dilekatkan pada nama tokoh sentral boneka kartunnya Kak Seto.  Saya tidak mau ada tekanan pada dirinya pada diri anak usia 8 tahun ketika Ulil dokatakan ulat jahil. Se Indonesia pemirsa disuguhi film kanak kanak ini. Saya tak tahan lagi. Nelangsa hati ini mana kala putera saya gundah gulana tatkala orang memanggilnya ulat jahil dalam pergaulannya. Bersamaan waktu heboh adanya pelecehan ayat al-qur”an oleh penyanyi ” Oppy Andaresra”, kesempatan ini saya gunakan untuk mengadukan perihal penggunaan nama Ulil dalam cerita Boneka si Komo. Tidak tanggung tanggung saya berkirim surat ke Majelis Ulama Indonesia yang intinya meng somasi penggunaan nama Uli dalam cerita boneka si Komo itu. Bagi saya ” Ulil adalah penggalan kata dari – Ulil Amri – yang terdapat dalam surat albaqarah ; Atti’ullah wa a’ti’urrasul wa Uli Amri Minkum.

Saya menginformasikan ke yayasan Mutiara Indonesia bahwa karena tidak ada tanggapan dari pihak Yayasan atas somasi saya mengenai penggunaan nama Ulil beberapa waktu yang lalu, maka saya akan mengadukannya pada MUI.

Akhirnya, setelah dilakukan pendekatan oleh pihak Yayasan/Kak Seto ke MUI, MUI menyarankan agar pihak yayasan :

  1. melakukan musyawarah dengan orang tua Ulil.
  2. Peihak Yayasan selaku pemegang hak cipta menampilkan cerita yang islami. Karena selama ini cerita si komo tidak ada nuansa islaminya.

Atas dasar saran dari MUI, maka Kak Seto melalui wakilnya Bapak Gunawan mengundang diadakan pertemuan dengan Ulil dan orang tuanya.

Pada hari minggu tanggal 15 Januari 1995, diadakanlah pertemuan di rumah Kak Seto, Kompleks Cirendeu Permai. Pada dasarnya Kak Seto menyampaikan permohonan maaf, jika akibat ulah dan peran Ulil dalam cerita si Komo menggangu ketentraman bathin Ulil. Nah … pada kesempatan ini pula, aku menyampaikan suatu tekanan kepada Kak Seto bahwa Ulil pun punya cara untuk membalas ledekan kawan-kawanya, apabila ia diganggu atau di cemoohkan teman-temannya.

Bila ia dikatakan ulil ……ulat jahil……, maka ia akan membalasnya  Se.. to….. kamu………!!! Alias setan …. tolol ….

Kak Seto agak kecut hatinya, mendengar bahwa namanya dapat diplesetkan menjadi Setan … tolol.

Pada pertemuan ini Kak Seto dan Uli melakukan musyawarah bahwa ia akan berupaya menyesuaikan karakter Ulil , menjadi ulat yang lincah .. bukan jahil.

Hasil pertemuan disepakati pula, bahwa :

  1. Kak Seto akan berupaya menyesuaikan karakter Ulil, tidak menjadi ulat yang jahil, melainkan ulat yang lincah.
  2. Ulil setuju jika namanya dijadikan tokok edukatif,
  3. Kak Seto setuju untuk tidak menggunakan nama “ Ulil “ sebagai produk komersial seperti micky mouse, Donald bebek, dll

Pertemuan ini disertai adik-adiknya Ulil; Aulia dan Iman, yang akan memberi pengalaman tersendiri bagi Ulil dan adik-adiknya. Muda-mudahan akan berdampak peningkatan rasa percaya diri pada Ulil Amri kelak nanti.

Peristiwa yang terjadi : antara bulan Oktober 1994 – Januari 1995)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: