Pulang kampung dan prosa Ranah Minangku


Puisi Ranah Minangku “ ” Ketika menjelang pesawat ini mendarat di BIM, telah terlihat indahnya ranah minangku. Hamparan hutan dan bukit berbaris rapi indah dan berseri. Hamparan pasir putih bagaikan merenda tepian lautan oh indahnya ranah minangku Negeri yang elok dengan 4 danau terhampar sunyi panorama dan ngarai dengan air sungai yang mengalir tenang Dua gunung – merapi dan singgalang tegak menjagamu serta hamparan lautan tempat kita berselancar
Air mataku haru.. Ingin ku bersuara pada semua anak rantau inilah negeri intan yang berlapis emas negerimu… sanak….!!!! kaya akan budaya, adat istiadat, dan alam yang indah Hatiku berbisik.. apa kata sanak dirantau di cimbuak mereka melampiaskan rindu kampungnya kampung yang harus dipelihara oleh ninik mamak bundo kanduang yang menjadi limpapeh rumah nan gadang Masihkah ada tutur kata yang indah dengan senyum yang imanis dengan segala sambutan yang ramah ? Amboi.. sungguh sayang keramahan itu sirna sudah oleh kemiskinan ranahku kemiskinan yang bernilai materi hatiku sedih.. apa yang bisa ku perbuat. banyak yang ingin kuungkapkan kalimat kesedihan.. kalimat penyesalan mengapa mereka sulit untuk bangkit apakah kita yang terlalu memanjakannya selama ini ? terlalu solider atas dirinya ? Sihingga apa yang diinginkan dengan mudah berharap bantuan dari urang rantau .. ?? Manjakah mereka…??? oh sanak… bangkitlah.. kita telah jauh tertinggal. mengapa semakin banyak pengemis diranah yang kaya ini Apakah tidak ada lagi ninik mamak yang menjagamu… mengapa tidak ada lagi budaya malu.. dimata mereka yang meminta-minta ditengah keramaian tidak adakah lagi induk bako dan ninik mamak yang menolongmu… Wahai sanak… itulah yang terjadi di ranahku ranah minang yang kita cintai….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: