Ranah Hati 2 – PEREMPUAN-PEREMPUAN YANG DISIKSA

Sayidina Ali RA menceritakan ; suatu ketika ia melihat Rasulullah menangis manakala Rasulullah datang bersama Fatimah. Sayidina Ali keduanya bertanya kepada Rasul, mengapa Rasul menangis ?. Rasulullah Saw menjawab; ” Pada malam aku di-isra’- kan, aku melihat perempuan-perempuan yang sedang disiksa dengan berbagai siksaan. Itulah sebabnya mengapa aku menangis. Karena, menyaksikan mereka yang sangat berat dan mengerikan siksanya. Putri Rasulullah kemudian menanyakan apa yang dilihat ayahandanya.
* Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otaknya mendidih.
* Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair dituangkan ke dalam tengkoraknya.
* Aku lihat perempuan tergantang kedua kakinya dengan terikat tangannya sampai ke ubun-ubunnya, diulurkan ular dan kalajengking. Dan aku lihat perempuan yang memakan badannya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka.
* Serta aku lihat perempuan yang bermuka hitam, memakan tali perutnya sendiri.
* Aku lihat perempuan yang telinganya pekak dan matanya buta, dimasukkan ke dalam peti yang dibuat dari api neraka, otaknya keluar dari lubang hidung, badannya berbau busuk karena penyakit sopak dan kusta.
* Aku lihat perempuan yang badannya seperti himar, beribu-ribu kesengsaraan dihadapinya.
* Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, sedangkan api masuk melalui mulut dan keluar dari duburnya sementara malikat memukulnya dengan pentung dari api neraka,”.
Kemudian Fatimah Az-Zahra kemudian menanyakan kepada ayahandanya, Mengapa mereka disiksa seperti itu? Rasulullah menjawab :
” Wahai putriku, adapun mereka yang tergantung rambutnya hingga otaknya mendidih adalah wanita yang tidak menutup rambutnya sehingga terlihat oleh laki-laki yang bukan muhrimnya.
– Perempuan yang digantung susunya adalah istri yang ‘mengotori’ tempat tidurnya.
– Perempuan yang tergantung kedua kakinya ialah perempuan yang tidak taat kepada suaminya, ia keluar rumah tanpa izin suaminya,
– Perempuan yang tidak mau mandi suci dari haid dan nifas.
– Perempuan yang memakan badannya sendiri ialah karena ia berhias untuk lelaki yang bukan muhrimnya dan suka mengumpat orang lain.
– Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka karena ia memperkenalkan dirinya kepada orang yang kepada orang lain bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat laki-laki yang bukan muhrimnya.
– Perempuan yang diikat kedua kaki dan tangannya ke atas ubun-ubunnya diulurkan ular dan kalajengking padanya karena ia bisa shalat tapi tidak mengamalkannya dan tidak mau mandi junub.
– Perempuan yang kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah tukang umpat dan pendusta.
– perempuan yang menyerupai anjing ialah perempuan yang suka memfitnah dan membenci suami.” Mendengar itu, Sayidina Ali dan Fatimah Az-Zahra pun turut menangis.
Dan inilah peringatan kepada kaum perempuan.
Sekarang Anda mempunyai dua pilihan:
1. Akankah sadar dan ada mempraktekkan dalam kehidupan Anda,
2. Forward ranah ini ke sejumlah orang yang anda kenal dan Insya Allah ridha Allah akan dianugerahkan kepada setiap orang yang anda kirim.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: